Program Pemberian Makanan Tambahan untuk Pencegahan Stunting di Kampung Yuwanain
Kampung Yuwanain kembali mengambil langkah konkret dalam upaya pencegahan stunting dengan meluncurkan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Program ini dibiayai menggunakan Dana Desa (DD) thp 2 T.A 2024 dan dirancang untuk membantu keluarga yang membutuhkan, terutama dalam menyediakan kebutuhan gizi anak-anak dan ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) /yang mempunyai Lingkar Lengan Atas (LILA) dibawah 23,5 cm atau Indeks Masa Tumbuh (IMT) pada pra hamil atau Trimester 1 (usia kehamilan Kurang lebih 12 minggu) dibawah 18,5 kg/m2 (kurus)
Dua Kali Penyaluran untuk Masyarakat yang Berhak
Penyaluran bantuan dilakukan dalam dua tahap, dengan sasaran keluarga yang memenuhi kriteria penerima manfaat di Kampung Yuwanain. Proses pendistribusian dilakukan dengan melibatkan unsur pemerintah kampung, yaitu Kaur Pemerintahan Skolastika dan Bendahara Kampung, Ibu Hasna, yang memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.
Pelaksanaan oleh Kader Posyandu
Program ini dilaksanakan oleh posyandu utama di Kampung Yuwanain, yaitu Posyandu Kartini dan Posyandu Srikandi juga ketua PKK dan Bidan Kampung. Para kader posyandu berperan aktif dalam pendataan, pengawasan, dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat, sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya asupan gizi untuk mencegah stunting.
Jenis Bantuan yang Disalurkan
Bantuan dalam program PMT ini terdiri dari bahan-bahan bergizi yang sangat diperlukan untuk mendukung kesehatan dan perkembangan anak, meliputi:
- Beras
- Susu
- Telur
- Minyak goreng
- Kacang hijau
- Gula merah
- Gula pasir
Bantuan ini dirancang untuk memberikan asupan gizi tambahan kepada keluarga penerima manfaat, dengan harapan dapat mengurangi risiko stunting pada anak-anak di Kampung Yuwanain.
Dampak yang Diharapkan
Program ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah kampung, posyandu, dan masyarakat dalam menghadapi masalah stunting. Melalui PMT, anak-anak di Kampung Yuwanain diharapkan dapat tumbuh sehat, kuat, dan memiliki perkembangan fisik serta kognitif yang optimal.
Komitmen Kampung Yuwanain dalam memanfaatkan dana desa untuk program yang tepat sasaran, seperti pencegahan stunting, diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengatasi tantangan serupa.